Asal mula dinamakan Qasidah Burdah

Under: riwayat

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته !
Sohib-sohib MWB.., ane minta maaf neh baru bisa muncul lagi (sok penting banget... mrgreen )
Nah mumpung otak lagi fresh, ane coba buat postingan ini, barangkali saja dapat menambah pengetahuan kita smile

Saat asyik kongkow dengan sohib-sohib majlis di teras hijau, seorang sohib melantunkan bait sholawat kepada Nabi S.A.W.

ﻣﻮﻻﻱ ﺻﻞ ﻭﺳﻠﻢ ﺩﺍﺋﻤﺎ ﺃﺑﺪﺍ — ﻋﻠﻰ ﺣﺒﻴﺒﻚ ﺧﻴﺮ ﺍﻟﺨﻠﻖ ﻛﻠﻬﻢ

Singkat kata sohib kita ini menceritakan asal mula dinamakannya "Qasidah Burdah" yang ditulis oleh Syekh Al-Bushiry yang mana bait di atas adalah bait yang tertera di dalamnya.

Syekh Al-Bushiry dilahirkan pada hari selasa 1 syawal tahun 608 H. di kota Dallas dan wafat tahun 696 H. di Iskandariyah ( Alexandria ) dan dimakamkan disana (Iskandariyah), dalam hitungan masehi sekitar tahun 1213 - 1296 M.
Lokasi makam beliau bersambung dengan masjid jami' tak jauh dari masjid dan makam guru beliau, Imam Abul Abbas al-Mursy.
Nama lengkap beliau Syekh al-Imam,al-'Alim Syarafuddin Abu Abdullah, Muhammad bin Sa'id bin Hammad bin muhsin bin Abdullah bin Shonhaj bin Hilal al-Shonhaji al-Bushiry al-Mishry, Berasal dari Maghribi (maroko). Ayah beliau berasal dari Mesir daerah Bushir, salah satu daerah di selatan Mesir.
Al-Imam dikenal dengan al-Dallashiry namun kemudian orang-orang mengenalnya dengan sebutan al-Bushiry.
Thariqat yang di ikutinya adalah Thariqat Sadziliyah dan fiqih bermadzhab Syafi'i. Selain ahli dalam ilmu agama, beliau juga ahli dalam membuat syair-syair.

Di kisahkan, ketika dalam masa penulisan syair-syair sanjungan terhadap Nabi Muhammad S.A.W. beliau terserang penyakit lumpuh yang sangat parah sehingga tidak dapat melanjutkan penulisan syair-syair tersebut.
Pada suatu malam Imam al-Bushiry bermimpi di datangi Nabi Muhammad S.A.W.
Rosulullah S.A.W. mengusap bagian tubuh Imam al-Bushiry yang lumpuh dengan tangannya yang mulia, lalu memberikan sehelai burdah (selendang) kepada sang Imam hingga ketika beliau terbangun, penyakitnya telah benar-benar sembuh.

Setelah kejadian tersebut Imam al-Bushiry keluar dari rumahnya, dijalan beliau bertemu dengan seorang lelaki yang sholeh, lelaki sholeh itu memintanya membacakan syair-syair sanjungan kepada Nabi S.A.W. yang baru beliau buat, padahal perihal syair-syair barunya itu belum pernah beliau beritahukan kepada siapapun, walhasil beliau terkejut mendengar permintaan lelaki sholeh itu, dan berkata: "Dari mana anda mengetahui tentang syair-syair saya?"
"Aku mendengarnya tadi malam disaat engkau membacanya di hadapan baginda Rosul", jawab lelaki sholeh tersebut.
Imam al-Bushiry memberikan syair-syair barunya kepada lelaki tersebut setelah mendengar jawaban dari pertanyaannya.
Setelah beliau membacakan syair-syair barunya, laki-laki sholeh itu segera meninggalkannya.

Dikisahkan, ketika sampai pada kalimat:

ﻓﻤﺒﻠﻎ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻓﻴﻪ ﺃﻧﻪ ﺑﺸﺮ

Imam al-Bushiry mendapat kesulitan dalam merangkai syair-syair barunya tersebut. Pada saat itu Rosulullah S.A.W. bersabda: "Bacalah! Teruskan!"

"Aku tidak mampu menemukan bait setengahnya", jawab sang Imam.

maka Nabi bersabda kepadanya:

ﻭﺃﻧﻪ ﺧﻴﺮ ﺍﻟﺨﻠﻖ ﻛﻠﻬﻢ

Demikianlah sedikit kisah tentang Qasidah Burdah.

"Sesungguhnya Allah beserta malaikat-Nya senantiasa bersholawat kepada Nabi Muhammad S.A.W. Wahai orang-orang yang beriman,bacalah sholawat dan salam kepada Nabi dengan sungguh-sungguh". (Qs. Al-Ahzab: 56)

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

2 responses to "Asal mula dinamakan Qasidah Burdah"

Dhanjeung | Collection of Applications on 03:50 PM, 14-Nov-11

وَ عَلَيْكُمْ لسَّلاَم وَرَحْمَةُ اللهِ

Hadir sob terima kasih infonya

Dicky | More Than Just A Blog on 05:24 PM, 15-Nov-11

mantaff sob infonya.. thanks 4 sharing.. smile

mampir + tolong bantu klik iklan diblog ane ya sob.. thax bantuannya.. smile

Subscribe to comments feed: [RSS] [Atom]

New Comment

[Sign In]
Name:

Email:

Comment:
(Some BBCode tags are allowed)

Security Code:
Enable Images